Terlahir di salah satu kota kecil di kaki bukit barisan, tepatnya Lubuk Basung sekitar 110 km dari kota Padang. Masa kecil dilewati di tanah kelahiran walaupun sempat mencicipi sejuknya kota bukittinggi beberapa tahun sebelum masuk sekolah Dasar bersama Bapak yang bertugas disana. SD sampai SMA di lewati di Lubuk Basung. Tiap jenjang pendidikan mempunyai watak dan tabiat yang berbeda-beda, bahkan wajah pun ikut berubah seiring perkembangan usia.
Pernah mengalami patah tulang pada waktu smp kelas 2 karena saking hobby bermain bola, tetapi sejak kejadian tersebut kebiasaan main bola menjadi berkurang.
SMA mengalihkan hobby pada otomotif, yaitu mengutak-atik motor. Berbekal motor tua bapak dan kawan2 “geng motor” pada waktu itu bisa ikut2an ngebut di jalanan. Beberapa kali berkejaran ma polisi, tapi untung yang kena tilang Cuma sekali itupun Rp. 5000,- perak ( terpaksa berhenti cz gak da pilihan lain, hehhehe).
Saking gilanya bawa motor jalan2 dari Lubuk basung – bukittingi tanpa bawa stnk nd gk punya sim, pernah di kejar polisi tapi polisinya kalah nekad di tikungan, hehhehhe. Dari Padang ke Lubuk basung pernah ditempuh dalam waktu lebih kurang 1 jam. Motor yang sempat menjadi bagian hidup “soulmate” ini pun pernah membawa menuju 160 km/jam…. Wao asik juga… (sampai skg belum pernah bisa menyamai rekor itu lagi..) sebuah kegilaan di masa remaja.
Memasuki kelas 3 sma gejala penyakit yang berhubungan dengan paru2 mulai terasa, akhirnya memutuskan untuk berobat dan meninggalkan dunia jalanan selain factor jiwa. Karena banyaknya teman2 yang menghadap Tuhan di jalanan…
Rajin olah raga dan makan teratur telah membuat fisik kembali kuat, sehinggga terbersit keinginan tuk mendaftar menjadi Kadet AAL, dengan semangat dan latihan serta focus menghadapi UAN. Selesai UAN lgsg berangkat tes AAL di padang, satu persatu tes dilewati dan sampai lulus tes ke 6 (tes terakhir di daerah), tinggal pantokhir di Surabaya. Sambil melengkapi berkas untuk pantokhir panggilan dar Universitas Diponegoro dating, dan menyatakan saya diterima melalui PSSB. Bingung harus memilih, cz waktunya bersamaan… pilihan hidup pertama yang kurasa paling berat . ..
Setelah memantapkan hati, akhirnya terdampar juga di semarang sendirian, kota yang belum pernah di kenal sama sekali. Jangankan semarang, pulau jawa aja baru pertama kali di injakkan (2003). Dengan bantuan senior2 dari IKAMMI (genk nya anak Padang di Semarang) perlahan aq bisa mengenal kota lumpia ini. Kenekatan demi kenekatan berlanjut, minggu2 pertama tepatnya hari kedua sudah nekad bermain ke simpang 5 berdua (sama2 bru nyampe smg), walhasil balik ke pleburan harus berjam2 karena melewati jalan yang panjang, hehehhe (kata org nyasar…)..
Yang parah lagi, sebulan kemudian sudah nyampe di Jogja bersama 4 org kwn2 anak bru juga (eda,ami,icha,yori).. hahhaha.. (ini lebih parah) lagi malam2 nyampe jogja dan nyasar……. Susahnya nyari tempat nginap….. 2 hari bermain di jogja dilanjutkan main ke Borobudur… modal sok tau akhirnya nyampe juga di salah satu situs keajaiban dunia (waktu itu).
Hari2 kuliah yg penuh semangat…. Walau terkadang masih sering mempertanyakan tentang langkah mengambil ke UNDIP sudah benar apa blm?? Knp saya bisa sampai di Semarang???? Terkadang ada rasa penyesalan tapi keyakinan bahwa jalan hidup sudah mengantarkan ke kota ini dan pasti akan dapat pelajran yg sgt berharga.
Dengan meyakinkan bahwa semarang adalah kota harapan buat masa depan saya bertahap mulai mengenali dan akrab dengan kota ini. Dengan mengikuti berbagai kegiatan di kampus maupun diluar telah membuat aq nyaman tinggal di kota ini dan melupakan rasa bosan. Malahan aq lebih mengenal semarang daripada kampong sendiri….
Dari semarang aq bisa mengenal dan mampir dikota2 di jawa, bali, Lombok, Sumbawa, begitu juga sumatera. Aq bisa mengenal org2 dan budaya dari berbagai penjuru nusantara maupun dunia. Masih teringat ketika aq menysuri pantura dari semarang – Surabaya – bali – mataram – Dompu – Bima (januari 2004). Keberangkatan yg tidak diketahui ortu, tp sangat berkesan.., aq bisa sampai di pulau Sumbawa???... setengah tidak percaya cz kesana sendirian hanya berbekal alamat salah seorang teman SMA yg tinggal disana. Asik sebuah kenangan yg takkan pernah aq lupakan..
Semasa kuliah hidup tidak teratur, badan kurus, makan seadanya (walau lmyans erring juga makan Padang), tempat tinggal gk jelas(pernah gk punya kos stahun), jarang mandi, jarang ganti baju, rambut acak2an, kulit tambah hitam…, rajin naik turun gunung, ke pantai dan laut. Tapi kenangan itu akan tetap kuingat… Banyak kenangan selama kuliah, baik, buruk, senang, sedih, etc ( thanks for all yg tlah menemani dan mengisi kehampaan hati q)……
Juni 2008, setelah 4 tahun 9 bulan kuliah akhirnya Undip menyuruh hengkang dgn meluluskan ujian skripsiq. Agustus baru menerima ijazah dan terpaksa harus bergabung dengan jutaan pencari kerja di seantero jagat ini..
Sekarang… harus sabar dan sabar dalam mendapatkan pekerjaan yang sesuai.. Ternyata jauh lebih berat setelah lulus, dari pada ngurus skripsi.. di sini bertambah lagi kebesaran Nya yang bisa diambil hikmahnya…
Banyak Hikmah yang tersembunyi dalam perjalanan hidup ini. Apalagi saat ku buka diary (catatan perjalanan) yg pernah kutulis shg membuat tersenyum dan bersemangat lagi, apalagi ketika banyak masalah dan kehilangan arah….
Hadapilah dengan senyuman…, sabar… dan ikhlas… serta semangat!!!!!!!....
Smga Tuhan memberikan jalan terbaik…….. amin………
Setiap orang akan mencari takdirnya sendiri
“dengarkanlah kata hatimu karena disanalah kamu akan mendapatkan ketenangan jiwa”
Tampilkan postingan dengan label lubuk basung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lubuk basung. Tampilkan semua postingan
Senin, 03 November 2008
Jumat, 03 Oktober 2008
lebaran paling mengesankan bagiku...

lebaran taun ini akan mejadi lebaran yang paling mengesankan buatku.
banyak hal yang aku pelajari ari kepulangan ini...
tulisanku bbrp hari lalu ttg kepulangan kali ini antara senag,sedih,bahagia,penyemangat dan juga malu telah menjadi kenyataan...
aku senang nd bahagia banget bertemu dengan bapak ibu kakak adik keponakan2ku dan bisa berkumpul kembali dengan keluarga besar.
pergi lebaran rame2 dan main2 di pinggiran danau maninjau, bakar2 ikan dekat rumah, sebuah peristiwa langka yang aku nikmati di lebaran tahun ini...

terasa sedih karena ada yang tidak lengkap seperti tahun2 sebelumnya.., walau itu semua sudah takdir illahi...
walau aq belum bekerja,
tapi aq mendapatkansemangat tuk merantau dan harus menjadi orang agar bisa membahagiakan orang tua dan bisa membantu keluarga.banyak kejadian yang aneh dan tidak pernah aku bayangkan, tapi dari itu semua aq menjadi lebih tau tentang keadaan kampung yang sudah tidak aku ikuti perkembangannya sejak 2003. aq harus pergi ..!!!!! aq harus merantau!! aq harus jadi orang!!!!! aq harus jadi oarang yang berguna!!!!! aq harus bisa menjadi penyemangat buat yang lain!!!!!!
pergi lebaran di kampung seperti menyusuri dan mengingat kembali masa2 kecil ketika dulu kita pergi lebaran rame2 (manambanga)... kali ini juga rame2 dengan rombongan yang sama pada waktu kecil dan sudah lebih dari 5 tahun tidak ketemu... aq senang....
dan sekarang aq berada di salah satu sudut kota pekanbaru, RIAU.,, ikut keluarga balik ke kota ini tuk bersilaturrahmi dengan keluarga yang lain di kota ini.

dengan berhenti dulu di bukittinggi dan mampir di museum rumah kelahiran bung hatta menbuat semangat tuk berhasilku menjadi bertambah. kenapa tidak.. dengan keadaan rumah seperti itu bung hatta bisa menjlejahi dunia dan menjadi salah seorang yang paling berpengaruh di republik ini... kenpa aq tidak??? semangat!!!!
dalam perjalanan dari lubuk basung - pekanbaru.., aq hampir saja meneteskan air mata... aq teringat nenek.... aq ingat masa2 kecil ketika pergi ke pekanbaru ma dia naik bis.... tapi sekarang dia sudah gak da lagi, kepergiannya pun aq tidak ikut melepasnya sampai peristirahatan terkhir karena aq berada jauh di semarang, tapi semoga allah mengampuninya dan menempatkan pada sisi yang mulia, aminnn..
pkl. 02.00 am tgl 3 september nyampe juga di kota pekanbaru...
gila kota ini jauh berubah.., aq tidak mengenal kota ini lagi...,
rencana cuma sehari disini, dan nanti malam kembali ke kota padang,tuk menghadiri halal bihalal ikammi semarang di sanaa...
hikmah di balik kepulangan ku...
walau belum bekerja walau sedikit malu aq belajar banyak tuk mempersiapkan kehidupan selanjutnya.. uang dapat dicari tapi kehangatan keluarga tak bisa tergantikan..
sampai jumpa di tulisan selanjutnya....
Label:
bukittinggi,
lebaran,
lubuk basung,
maninjau,
pekanbaru
Langganan:
Postingan (Atom)